Minggu, 27 November 2016

Coto Makassar Depot Angin Mammiri, Surabaya

Pagi ini, Kota Surabaya hujan gerimis rintik-rintik. Lumayan sejuk juga. Sebelum berangkat kerja sempat bingung ingin sarapan dimana. Sarapan yang berkuah hangat rasanya sangat pas dinikmati saat dingin begini. Sebuah depot sederhana di Jalan Kesatrian, tepatnya di depan RS tingkat III Kodam V Brawijaya, Surabaya menjadi pilihan saya. Depot Angin Mammiri. Dari namanya saja, pasti sudah dapat ditebak makanan dan minuman khas daerah yang ditawarkan disana. Yup, betul sekali!

Depot Angin Mammiri menyajikan berbagai sajian kuliner khas Kota Makassar, seperti Coto Makassar, Buras, Ketupat, Es Pallu Butung, Es Pisang Ijo. Karena sudah lapar dan tak sabar, saya memesan Coto Makassar (gambar dibawah). Dari aroma kuah yang disajikan selagi hangat, saya bisa membayangkan kenikmatan rasanya. Dan, enak sekali! Kuah nya segar, isi coto juga banyak, ada potongan daging sapi, paru, usus. Saya tambahkan perasan jeruk nipis, sambal dan sedikit garam, hmm enak, enak, enak!. Meski berbeda tempat, rasa khas dari Coto Makassar ini sama sekali tidak berubah. Untuk 1 mangkuk Coto Makassar dihargai Rp 20.000 , aneka buras dan ketupat Rp 2.000 dan Es Teh Rp 3.000. Sungguh, bukan harga yang mahal jika dibandingkan dengan citarasa yang ditawarkan.

Menikmati Coto Makassar seperti ini membuat saya flashback. Mengenang kembali masa kecil ketika masih duduk di bangku SD, saat saya masih tinggal di Kota kecil Pare-pare, Sulawesi Selatan.

Bersyukur sekali rasanya bisa kembali merasakan salah satu citarasa nusantara. Kuliner otentik khas dari pulau seberang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar